Catatan Data Pribadi

Data pribadi sangatlah penting untuk mengetahui identitas seseorang. Data pribadi atau biodata diri sangat efektif untuk mengetahui secara terperinci dan terstruktur guna mengenal diri seseorang secara tertulis walaupun belum pernah bertatap muka secara langsung. Data pribadi setiap orang pastilah berbeda-beda, dengan adanya biodata diri inilah kita akan terbantu mengetahui identitas seseorang dari nama, agama, usia, nomer kontak, data orang tua/wali, dan lain sebagainya sesuai dengan apa yang ingin kita ketahui dari orang tersebut tanpa menyinggung perasaan atau membuat dirinya malu.

Contoh biodata diri dapat dilihat sebagai berikut      :

1

Penjelasan dari biodata di atas dapat kita uraikan sebagai berikut     :

  1. Nama : merupakan identitas utama yang wajib kita ketahui untuk menyapa maupun memanggil seseorang secara sopan.
  2. NIM : Nomor Induk Mahasiswa berguna untuk mengetahui daftar mahasiswa secara mudah dari pihak kampus.
  3. Tempat dan tanggal lahir : digunakan untuk mengetahui dimana dia di lahirkan dan mengetahui umur dari mahasiswa, yang berkenaaan dengan asal budayanya sebab asal budaya sangat mempengaruhi sikap dan tingkahlaku dari si mahasiswa sehingga kita tahu bagaimana mengatur anak didik masing-masing sesuai dengan sikap dan tingkahlakunya.
  4. Jenis kelamin : Digunakan untuk mengetahui tingkah laku dan kepribadian antara laki-laki dan perempuan, dimana sifat dari laki-laki lebih aktif dan perempuan lebih cenderung pendiam.
  5. Agama : berkenaan dengan sistem keperyaan yang di anut dari suatu individu sehingga kita bisa saling menghargai satu sama lain
  6. Alamat Asal : menyangkut tentang alamat asli dari mahasiswa yang bisa di gunakan untuk mengetahui seberapa berkembangnya budaya asal dari mahasiswa apakah masih terisolir atau tidaknya.
  7. Telepon rumah/hp : digunakan untuk menghubungi mahasiswa jika sewaktu-waktu ada info yang mendadak, dan bisa di gunakan untuk berkomunikasi sesama maupun untuk bertanya kepada dosen guna untuk bisa berkonsultasi secara tidak langsung.
  8. Sosmed (Facebook,tweeter,bbm,whatsapp,ig, dll) : digunakan sebagai sarana komunikasi sesama dan bisa juga untuk mengetahui suasana ataupun keadaan teman satu sama lain namun hal ini juga belum bisa sebagai patokan kita mengetahui keadaan yang sebenarnya.
  9. Hobi : sesuatu yang disenangi, yang sering dilakukan, jadi seorang konselor lebih mudah mengetahui bagaimana cara menggunakan terapi/teknik yang akan digunakan.
  10. Prestasi : pencapaian dari individu itu sendiri sehingga prestasi dapat di lihat oleh konselor dan di kembangkan agar lebih baik.
  11. Jumlah saudara/anak ke : digunakan untuk mengetahui sifat dan tingkah laku sehari-hari berdasarkan jumlah saudara dari individu dan urutan kelahiranya.
  12. Data orang tua/wali : yang terdiri dari nama, pendidikan dan pekerjaan. Biasanya orang tua memiliki pekerjaan yang layak akan lebih menuntut anaknya agar lebih baik dari orang tuanya atau mengikuti apa yang di inginkan orang tuanya. Contoh orang tua yang menjadi dokter makan anaknya harus bisa menjadi dokter. Jadi sebagai konselor kita harus mengarahkan dan mampu memahami keinginan dari individu itu sendiri agar tidak ada paksaan maupun tuntutan yang mengintimidasi mereka.

 

Kesimpulanya :

Biodata diri bagi konselor berfungi sebagai pemberi informasi tertulis secara terperinci dari suatu individu sehingga akan memudahan bagi konselor untuk dapat lebih memahami sifat dan tingkah laku dari individu masing-masing.

Semoga Bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 29 = 35