CERITA PADA WAKTU SMA

Pada malam hari ketika saya sedang belajar, saya tiba-tiba lapar dan ingin keluar membeli makanan yaitu Nasi Goreng, keluarlah saya dan bertemu lah saya dengan seorang kakek yang sedang mengantri membeli makanan dengan berpakaian serbah putih. Didekatilah saya dan kakek itu berkata :

Kakek : Belum makan dek ?

Saya : Belum, kakek udah pesan nasi gorengnya ?

Kakek : Udah dek, kamu sendiri?

Saya : Sudah juga pak (dengan tersenyum)

Kakek : (bertanya kembali setelah beberapa menit diam) kamu sekolah dimana dek?

Saya : Saya sekolah di SMA N 1 Klirong kakek, dan saya ngekost di rumah depan, Bapak Damiri namanya.

Kakek : Oh iya dek, wah wah.. SMA udah ngekost kamu yah, bagus dek, biar lebih mandiri.

Saya : hee.. yah mau gimana lagi kek, rumah saya jauh kalau untuk di laju, nanti malah terganggu sekolah saya.

Kakek : Memangnya rumahmu dimana dek?

Saya : Di Ayah kek, Desa Pasir..

Kakek : wah lumayan juga yah..

Saya : Iya kek.. (tersenyum)

Kakek : dek rumahmu jauh, kamu juga jauh dari orang tuamu, bapak hanya pesan jaga diri baik-baik yah, fokuslah pada sekolahmu, bapak yakin kelak kamu bakal menjadi orang yang Sukses dan mendapatkan pasangan Hidup yang sukses juga. Bapak yakin itu.. (tiba-tiba kakek berbicara panjang dan memberi saran ke pada saya)

Saya : (memotong pembicaraan kakek) iya pak, terimakasih atas saran dan semangat dari kakek

Kakek : (spontan) jadilah wanita yang SATUJUTA ya ?

Saya : maksud kakek ?

Kakek : (menjelaskan) begini dek, jadilah seseorang yang SATUJUTA di Dunia ini karena sangat penting untuk masa depanmu.. maksudnya dari SATUJUTA itu adalah

SA : SABAR

TU : TUNDUK

JU : JUJUR

TA : TAQWA

Saya : Subhanallah… baiklah kek, insyallah saya akan berusaha menjadi orang yang SATUJUTA..

Kakek : (tersenyum) alhamdullilah dek, (lalu menceritakan satu persatu dari SATUJUTA itu) dek, kamu harus belajar Kesabaran dari sekarang, apaun keadaanmu harus bisa sabar, dan kamu juga harus Tunduk kepada siapapun itu termasuk yang terpenting adalah orang tuamu dan suamimu kelak. Kamu harus menjadi seorang istri yang taat kepada suami ya, apapun perintah suamimu turutilah.. dan jangan lupa juga dek kamu juga harus menjadi orang yang selalu bertaqwa kepada Allah SWT, insyallah dari SATUJUTA itu kamu laksanakan kamu akan hidup nyaman dan bahagia dek..

Saya : iyaa iya kek, sungguh bermakna saran kakek, terimaksih banyak atas pengetahuan ini pak, SATUJUTA..??? iya saya akan selalu ingat.. Terimakasih..

Kakek : Sama – sama dek

Saya : (lalu pesanan makanan pun udah jadi,aku pun pulang ke kost dan berpamitan dengan kakek itu) Maaf pak, saya duluan pulang dulu ya..

Kakek : Silahkan dek (masih menunggu pesanan nasigorengnya)

Saya : (berjalan dan menyebrang jalan raya, lalu setelah saya menyebrang saya tengok kebelakang ke arah kakeknya dan terkejut bapak tua itu sudah tak ada di warung nasi goreng itu, dalam pikiranku kemana beliau, pertama dan terakhirlah saya bertemu dengan kakek itu)

Singkat dialog bersama kakek itu, sungguh bermakna dan tak bisa dilupakan sampai sekarang. Saya berharap apabila kakek itu seorang manusia semoga di beri Kesehatan, umur panjang dan kebahagiaan di Dunia maupun di Akhirat. Namun apabila sebut saja “malaikat” terimakasih dan saya akan berusaha menjadi orang yang SATUJUTA itu. Karena kata SATUJUTA ini saya bisa menjadi yang sekarang, meski saya dari keluarga yang sederhana, dari kampung, pendapatan orang tua pas-pasan (PETANI) dan berada di lingkungan yang mungkin jauh dari kata maju. saya bisa melanjutkan study saya, saya lebih semangat dan terinspirasi, adanya greget untuk selalu haus dalam ilmu dan meraih kebahagiaan di masa depan saya, untuk menjadi orang yang SUKSES demi diri sendiri, Orang Tua, dan orang-orang yang aku sayang.

Sedikit curahan hati malam ini,,

Terimakasih..

 

by. dessy

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

99 − = 97