Teknologi Informasi dalam BK

Istimewa Konselor atau Guru BK

Banyak sekali orang-orang beranggapan bahwa menjadi Guru BK itu sangatlah mudah. Guru BK sangat terkenal sekali dimana guru yang pekerjaanya sangat santai, cuman menegur siswa yang salah dan pekerjaan yang paling mudah dari guru-guru lainya. Upsss…. !!!! jangan salah paham ataupun salah persepsi yah… karena setelah saya belajar di Jurusan Psikologi Pendidkan dan Bimbingan ini, saya mulai memahami dan bisa membayangkan bagaimana menjadi seorang Konselor atau Guru BK di sekolah, sangatlah sibuk dan penuh dengan pekerjaan..

Peran guru bimbingan konseling (BK) yang ada di setiap sekolah, harus dioptimalkan dalam mendampingi peserta didik. Pasalnya dengan adanya pendampingan dari Guru Bk, diharapkan peserta didik tidak salah dalam melangkah. Mereka bisa memberikan pendampingan terhadap apa yang menjadi kebutuhan dari siswa, terutama terkait pengembangan potensi diri. Dari sini, seorang guru BK bisa mengorek dan mencari informasi tentang permasalahan yang dihadapi peserta didik.  Selanjutnya memberikan solusi agar peserta didik tidak terbebani dengan permasalahan yang dihadapi.

Agar lebih memahami apa itu Bimbingan dan Konseling , mari kita bahas terlebih dahulu, apa itu bimbingan ? Bimbingan itu adalah suatu proses untuk membantu konseli tanpa adanya paksaan dan individu dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal dan juga untuk melatih kemandirikan. apa itu konselinga ? Konseling adalah pemberian nasihat kepada individu yang dilakukan secara bertatap muka, untuk memecahkan masalah kehidupanya pada individu. Jadi dapat di simpulakan bahwa bimbingan dan konseling adalah suatu bantuan yang diberikan oleh konselor kepada konseling agar konseli mampu meneyelesaikan masalah yang dihadapinya dan konseli mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Nah.. jadi menjadi seorang Guru BK salah satunya tugas di sekolah agar aktif dan tidak santai adalah membuat leaflet dari suatu permasalahan yang di alami oleh siswa di sekolah. Pastikan bahwa konselor sendiri tahu berbagai masalah yang terjadi di sekolah itu sendiri. Itu akan membantu konselor untuk membuat leaflet yang menjadi “hot solving” di sekolah. Leaflet yang sesuai dengan permasalahan disekolah akan lebih menarik siswa untuk mengetahui cara menyelesaikan masalah di sekolahnya.

Selanjutnya, carilah sumber yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut, bisa menggunakan panduan buku, internet, dan masih banyak lagi. Dan diusakahan agar jadinya menjadi problem solving yang akan menarik untuk di baca oleh siapapun. Cetaklah dengan berbentuk leaflet. Bisa menggunakan corel draw ataupun bisa menggunakan microsoft office word.

Ini adalah langkah-langkah pembuatan leaflet

  1. Bukalah program microsoft office word
  2. Aturlah margin menjadi top=0, bottom=0, left=0, right=0
  3. Aturlah kertas dengan ukuran A4
  4. Buatlah menjadi landscape
  5. Buatlah menjadi 3 kolom agar nantinya dapat di lipat menjadi tiga bagian
  6. Untuk bagian satu sampai 5, isikanlah dari sumber-sumber yang telah dicari
  7. Berikan beberapa gambar agar lebih menarik dan tidak membosankan
  8. Satu halaman pada bagian akhir berikan beberapa contact person konselor agar mudah menghubungi konselor jika ingin berlanjut ke proses konseling
  9. Pada bagian terakhir, isikanlah judulnya dengan disertai gambar yang menarik

 

Semoga bermanfaat, dan dapat menjadi acuan siswa untuk bahan bacaan di Ruang Bk khususnya. Agar siswa juga menjadi tertarik, senang, nyaman di ruang Guru Bk, dan menjadikan wawasan yang lebih luas untuk siswa-siswa. So.. menjadi Guru BK sibuk namun meneyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

43 − 37 =